Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026: Kolaborasi Tarra Budiman dan Irpan Hadirkan Filosofi Kopi Ramah Pemula

Sumber Gambar: Di ICX 2026, Tarra Budiman dan Irpan Bagikan Teknik Seduh Kopi Ramah Pemula (arsip stapo.id)
Depok, Stapo.id – Ajang pameran kopi bergengsi Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026 menyajikan momen menarik di JICC Senayan, Jakarta. Menurut laporan jurnalis Stapo.id di lokasi, pengunjung menyaksikan kolaborasi seru antara selebriti Tarra Budiman dan Irpan dalam sesi Unfiltered Bar pada Sabtu (5/9). Keduanya menyajikan teknik menyeduh kopi yang sangat ramah bagi pemula.
Irpan membagikan metode seduh sederhana untuk membuktikan bahwa kopi tidak selalu memiliki rasa pahit. Menurutnya, penikmat kopi sebaiknya fokus pada rasa nyata yang muncul saat meminumnya. “Ini kopi yang dicari itu rasa, bukan kompleksitas, bukan packaging, bukan notes yang ada di packaging. Packaging rasa anggur, yang dicari ya rasa anggurnya. Packaging rasa stroberi, yang dicari rasa stroberinya,” ujar Irpan ketika menyajikan menu “Irfan Japanese”.
Antusiasme Menyeduh Kopi di Indonesia Coffee Expo 2026
Selain menyajikan kopi, suasana pameran semakin meriah saat Tara Budiman mencoba peralatan kopi terbaru. Tara menguji performa grinder Timemore S5 yang belum rilis secara resmi di pasaran. Sebagai penikmat kopi aktif, ia menceritakan kebiasaan mengonsumsi kopi filter dalam jumlah banyak saat bekerja.
“Ngopi gue tergantung, kalau lagi ngonten tuh biasanya 5 sampai 6 kali. Filter semuanya, karena mesinnya belum gue hidupin,” kata Tarra. Saat ini, Tara bahkan sedang menyiapkan studio kopi khusus di rumahnya. Studio ini bertujuan agar ia bisa menyalurkan hobi menyeduh kopi tanpa mengganggu aktivitas keluarganya.
Filosofi Kopi Sebagai Alat Penghubung Manusia
Perjalanan Tara mengenal kopi sebenarnya bermula dari alasan sederhana untuk mendukung program diet pribadinya. Namun, ketertarikannya berkembang hingga ia serius mempelajari seluk-beluk kopi dari mentor profesional seperti Rizky Maulana. Tara bahkan tidak ragu mengirim pesan langsung kepada Rizky untuk belajar secara mendalam.
“Bang, gua mau belajar kopi,” ujar Tarra mengenang pesannya kala itu. Bagi aktor ternama ini, kopi memiliki makna yang jauh lebih mendalam daripada sekadar rasa atau teknik pembuatan. Kopi bertindak sebagai media sosial yang mempererat interaksi antar manusia di kehidupan sehari-hari.
“Gua merasa kopi itu ternyata menghubungkan orang-orang,” jelas Tarra yang terinspirasi dari kehangatan interaksi kedai kopi era 2016. Tara juga menyambut positif tren Ice Coffee Time yang kini sedang ramai di media sosial. Ia bahkan merencanakan kolaborasi konten kopi masa depan bersama rekannya yang bernama Jefri atau Pak Disko.
Kehadiran tokoh publik seperti Tara Budiman di Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026 membuktikan bahwa industri kopi semakin inklusif. Pendekatan menyeduh yang sederhana membantu masyarakat awam untuk menikmati kopi tanpa rasa takut. Pada akhirnya, kopi tetap menjadi bahasa universal yang efektif untuk menyatukan berbagai kalangan baik dari yang muda hingga tua semua bisa terhubung dengan segelas atau secangkir kopi.

