D&C Engineering Pacu Sektor Energi Terbarukan

Sumber Gambar: D&C Engineering Company di Electricity Connect 2026 (arsip stapo.id)
Depok, Stapo.id – D&C Engineering Company menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung agenda transisi energi nasional. Anggota SSC Group ini menyampaikan rencana strategis tersebut pada pameran Electricity Connect 2026 di ICE BSD. Perusahaan ini aktif menjalin kemitraan erat bersama PT PLN (Persero) serta mitra internasional demi memperkuat infrastruktur kelistrikan tanah air.
Entitas bisnis ini mengawali rekam jejak panjang di sektor ketenagalistrikan nasional sejak beroperasi pada rentang 2007 hingga 2008. Mereka kini menangani lima unit proyek pembangkit listrik utama di wilayah Cilacap, Jawa Tengah. Unit-unit strategis tersebut memproduksi daya sebesar 125 hingga 135 megawatt, bahkan mampu menyuplai energi hingga kapasitas 300 megawatt. “Proyek paling besar kami di Cilacap,” ujar perwakilan D&C Engineering saat memaparkan rekam jejak operasional mereka.
Ekspansi D&C Engineering Menuju Pembangkit EBT
Kini perusahaan mulai menggeser arah bisnis secara agresif ke sektor energi baru terbarukan. Melalui anak usahanya, JND, D&C Engineering aktif menjajaki potensi pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Air serta Pembangkit Listrik Tenaga Surya. Keputusan strategis ini selaras dengan target pemerintah yang terus memacu bauran energi bersih di seluruh nusantara.
Pada segmen pembangkit listrik tenaga uap, manajemen memilih memusatkan peran mereka pada bidang pemeliharaan teknis operasional. Mereka sengaja mengalihkan konsentrasi pengembangan proyek baru seutuhnya ke ekosistem energi hijau. “Kami sedang mencari proyek-proyek yang berhubungan dengan renewable seperti PLTA dan PLTS. Untuk PLTU, kami hanya bagian operasional saja,” jelasnya.
Pengalaman Panjang Memperkuat Kelistrikan Nasional
Langkah diversifikasi ini bertumpu pada kematangan kapabilitas teknik yang perusahaan miliki selama lebih dari satu dekade. Portofolio layanan mereka mencakup rekayasa pengadaan konstruksi, pemeliharaan fasilitas pembangkit, transmisi daya, hingga layanan konsultasi kelistrikan. Manajemen mengendalikan seluruh agenda ekspansi bisnis ini dari kantor pusat di kawasan Cideng serta kantor representatif di SCBD Jakarta.
Transformasi bisnis yang D&C Engineering tempuh memberikan contoh nyata bagaimana pelaku industri energi merespons era dekarbonisasi secara adaptif. Kombinasi mempertahankan bisnis jasa operasional PLTU sembari merintis proyek surya dan air menjaga keberlanjutan arus kas secara cerdas. Langkah pragmatis sekaligus visioner ini memperkuat posisi industri lokal dalam mengawal masa depan energi hijau Indonesia.
