Pertamina Gandeng Essar Group Jajaki Pembangunan Storage Minyak Plaju

Stapo Indonesia - Penulis
daftar webinar fundhub


Depok, Stapo.id - PT Pertamina (Persero) mengonfirmasi adanya penjajakan kerja sama dengan Essar Group, perusahaan energi asal India, untuk membangun fasilitas penyimpanan minyak (storage) di Indonesia. Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi nasional melalui penambahan infrastruktur penampungan bahan bakar.

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menjelaskan bahwa delegasi dari Essar Group telah melakukan kunjungan lapangan untuk meninjau potensi proyek tersebut. "Ini sedang penjajakan dan kemarin sudah berkunjung ke lokasi kilang kami yang ada di Plaju," kata Simon dalam konferensi pers, Kamis (12/3/2026). Peninjauan di Plaju tersebut menjadi tahap awal bagi kedua belah pihak dalam mengevaluasi kelayakan teknis dan operasional proyek storage tambahan.

##Upaya Memperkuat Stok BBM Nasional

Saat ini, kapasitas penyimpanan BBM di dalam negeri tercatat hanya mampu mencukupi kebutuhan nasional untuk 25 hingga 26 hari. Angka tersebut jauh di bawah target ideal pemerintah yang ingin mencapai ketahanan stok hingga 90 hari atau tiga bulan. Pertamina menegaskan keterbukaan mereka terhadap kemitraan investasi guna mempercepat pembangunan fasilitas ini.

"Tentunya untuk melihat potensi kerja sama untuk pembangunan storage untuk tambahan dan kami juga tentunya membuka peluang bekerja sama dengan pihak mana pun untuk tentunya mendorong agar supaya storage kita dapat bisa bertambah," ujar Simon. Sinergi ini diharapkan dapat memitigasi risiko gangguan pasokan energi yang seringkali dipengaruhi oleh dinamika geopolitik global.

##Kolaborasi Investasi Domestik dan Asing

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa komitmen investasi untuk penguatan storage ini sudah mulai terealisasi. "Investasinya sudah ada, investornya sudah ada. Sudah siap," tutur Bahlil. Ia menjelaskan bahwa struktur pembiayaan akan menggunakan skema campuran untuk menjaga keseimbangan kepentingan nasional.

"Investasinya bisa di-blending antara dalam negeri dan dari luar. Tapi bukan dari AS," kata Bahlil menambahkan. Rencana pembangunan fasilitas penyimpanan di Sumatra ini ditargetkan mulai berjalan tahun ini segera setelah studi kelayakan rampung. Langkah ini dipandang sebagai solusi konkret untuk memastikan ketersediaan energi yang lebih stabil bagi masyarakat luas di masa depan.

FAQ:
1. Apa tujuan kerja sama Pertamina dengan Essar Group? : Kerja sama ini bertujuan untuk menjajaki pembangunan fasilitas penyimpanan minyak guna meningkatkan ketahanan energi nasional.
2. Di mana lokasi yang ditinjau untuk proyek storage ini? : Perwakilan Essar Group telah melakukan kunjungan ke fasilitas kilang Pertamina yang berlokasi di Plaju, Sumatra.
3. Berapa target kapasitas penyimpanan minyak yang ingin dicapai pemerintah? : Pemerintah menargetkan peningkatan kapasitas storage agar mampu menampung stok BBM untuk kebutuhan nasional selama 3 bulan.
daftar webinar fundhub

Bottom Ad [Post Page]

Kabar

Event

Bisnis

Memuat berita Bisnis...

Insight

Invest

Otomotif

Tech