Penetrasi 5G di Indonesia Masih 10 Persen, Ini Tantangan dan Solusinya
Depok, Stapo.id - Penetrasi jaringan 5G di Indonesia saat ini tercatat masih tertinggal dibandingkan dengan sejumlah negara di kawasan Asia lainnya. Jika beberapa negara tetangga telah mencapai angka 50 persen, Indonesia baru menyentuh kisaran 10 persen. Dosen Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) ITB, Ian Yosef Matheus Edward, menilai kondisi ini dipengaruhi oleh keterbatasan spektrum, harga perangkat, dan model bisnis yang belum matang.
Menurut Ian, untuk menghadirkan layanan yang optimal, idealnya satu operator seluler memiliki alokasi sekitar 100 MHz spektrum. Meski dengan 50 MHz yang kontinu layanan sudah bisa berjalan cukup baik, saat ini sebagian besar operator masih harus mengoptimalkan spektrum eksisting yang juga digunakan untuk jaringan 4G. Tantangan teknis ini berimbas langsung pada kecepatan penetrasi di lapangan.
##Pentingnya Pengelolaan Spektrum dan Infrastruktur
Lebih lanjut, Ian menekankan bahwa kebijakan pengelolaan spektrum frekuensi di masa depan harus dirancang secara rasional. Fokus utama tidak boleh hanya pada maksimalisasi penerimaan negara, tetapi juga harus mendorong investasi jaringan yang berkelanjutan. Dengan struktur biaya yang tepat, operator akan lebih berkomitmen membangun infrastruktur secara luas sehingga manfaat ekonomi digital dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Data dari lembaga independen OpenSignal edisi Desember 2025 juga memperkuat argumen tersebut. Laporan itu menunjukkan adanya perbedaan performa signifikan antaroperator, di mana Telkomsel tercatat unggul dalam kecepatan unduh, unggah, dan cakupan jaringan. Keberhasilan ini didorong oleh kepemilikan spektrum yang memadai serta dukungan infrastruktur backbone yang terintegrasi secara kuat untuk menjamin stabilitas koneksi pengguna di berbagai wilayah.
FAQ:
1. Berapa persentase penetrasi 5G di Indonesia saat ini? : Penetrasi 5G di Indonesia saat ini baru mencapai kisaran 10 persen, jauh di bawah rata-rata beberapa negara Asia lainnya.
2. Apa syarat ideal spektrum untuk layanan 5G yang optimal? : Idealnya, satu operator membutuhkan alokasi sekitar 100 MHz spektrum untuk memberikan performa 5G yang maksimal dan stabil.
3. Siapa operator dengan kualitas 5G terbaik menurut laporan terbaru? : Berdasarkan laporan OpenSignal Desember 2025, Telkomsel memimpin dalam indikator kecepatan, kualitas video, dan cakupan jaringan 5G.
Menurut Ian, untuk menghadirkan layanan yang optimal, idealnya satu operator seluler memiliki alokasi sekitar 100 MHz spektrum. Meski dengan 50 MHz yang kontinu layanan sudah bisa berjalan cukup baik, saat ini sebagian besar operator masih harus mengoptimalkan spektrum eksisting yang juga digunakan untuk jaringan 4G. Tantangan teknis ini berimbas langsung pada kecepatan penetrasi di lapangan.
##Pentingnya Pengelolaan Spektrum dan Infrastruktur
Lebih lanjut, Ian menekankan bahwa kebijakan pengelolaan spektrum frekuensi di masa depan harus dirancang secara rasional. Fokus utama tidak boleh hanya pada maksimalisasi penerimaan negara, tetapi juga harus mendorong investasi jaringan yang berkelanjutan. Dengan struktur biaya yang tepat, operator akan lebih berkomitmen membangun infrastruktur secara luas sehingga manfaat ekonomi digital dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Data dari lembaga independen OpenSignal edisi Desember 2025 juga memperkuat argumen tersebut. Laporan itu menunjukkan adanya perbedaan performa signifikan antaroperator, di mana Telkomsel tercatat unggul dalam kecepatan unduh, unggah, dan cakupan jaringan. Keberhasilan ini didorong oleh kepemilikan spektrum yang memadai serta dukungan infrastruktur backbone yang terintegrasi secara kuat untuk menjamin stabilitas koneksi pengguna di berbagai wilayah.
FAQ:
1. Berapa persentase penetrasi 5G di Indonesia saat ini? : Penetrasi 5G di Indonesia saat ini baru mencapai kisaran 10 persen, jauh di bawah rata-rata beberapa negara Asia lainnya.
2. Apa syarat ideal spektrum untuk layanan 5G yang optimal? : Idealnya, satu operator membutuhkan alokasi sekitar 100 MHz spektrum untuk memberikan performa 5G yang maksimal dan stabil.
3. Siapa operator dengan kualitas 5G terbaik menurut laporan terbaru? : Berdasarkan laporan OpenSignal Desember 2025, Telkomsel memimpin dalam indikator kecepatan, kualitas video, dan cakupan jaringan 5G.