BNI Siap Tebar Dividen Rp13,03 Triliun, Simak Jadwal Lengkapnya
##Jadwal dan Mekanisme Pembagian Dividen
Berdasarkan pengumuman resmi perusahaan, periode cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 17 Maret 2026. Sementara itu, cum dividen di pasar tunai ditetapkan pada 26 Maret 2026, yang juga merupakan tanggal pencatatan (recording date) untuk menentukan daftar pemegang saham yang berhak menerima hak atas dividen tersebut. Investor yang terdaftar sesuai jadwal tersebut akan menerima pembayaran dividen pada 7 April 2026.
##Komitmen Terhadap Imbal Hasil Investor
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menjelaskan bahwa pembagian dividen ini merupakan bentuk nyata komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah yang optimal bagi para pemegang saham. "Keputusan ini merupakan bagian dari upaya perseroan untuk memberi nilai tambah bagi para pemegang saham, sekaligus memastikan kinerja perusahaan dapat terus tumbuh secara berkelanjutan," ujar Okki dalam keterangan tertulisnya.
Pembagian dividen ini sebelumnya telah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada 9 Maret 2026. Selain pembagian dividen, sisa laba bersih sebesar 35% atau sekitar Rp7,01 triliun akan dialokasikan sebagai saldo laba ditahan guna memperkuat struktur permodalan perusahaan di masa mendatang.
"Ke depan, BNI akan terus memperkuat kinerja secara berkelanjutan sekaligus menjaga struktur permodalan yang solid agar mampu menciptakan nilai yang lebih optimal bagi para pemegang saham," tutup Okki.
FAQ:
1. Kapan tanggal terakhir pembelian saham BNI untuk mendapatkan dividen? : Cum dividen di pasar reguler dijadwalkan pada tanggal 17 Maret 2026.
2. Berapa jumlah total dividen yang dibagikan oleh BNI? : Total dividen tunai yang dibagikan mencapai Rp13,03 triliun atau Rp349,41 per lembar saham.
3. Kapan dana dividen BNI akan masuk ke rekening investor? : Pembayaran dividen tunai dijadwalkan cair pada tanggal 7 April 2026