Pertamina Rampingkan Bisnis Non-Inti, 38 Anak Usaha Termasuk Pelita Air Dilepas hingga 2026
Depok, Stapo.id - PT Pertamina (Persero) mengumumkan rencana strategis besar untuk merampingkan portofolio bisnisnya dengan melepas sedikitnya 38 anak usaha hingga tahun 2026. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan pentingnya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) fokus hanya pada bisnis inti di sektor energi. Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono, mengungkapkan rencana ini saat berada di Cilegon pada Rabu (11/2).
## Unit Bisnis yang Terdampak Restrukturisasi
Dalam daftar 38 entitas yang akan dilepas, terdapat sekitar 12 perusahaan yang bernaung di bawah grup rumah sakit Indonesia Health Corporation (IHC), di mana kesepakatan nilai pelepasannya sudah tercapai. Selain sektor kesehatan, Pertamina juga menargetkan divestasi unit non-inti lainnya, termasuk maskapai penerbangan Pelita Air, yang sudah masuk dalam Rencana Kegiatan Anggaran Pemerintah (RKAP) Danantara Asset Management. Bisnis perhotelan di bawah Patra Jasa, serta unit asuransi yang pelepasannya dibahas bersama IFG, juga termasuk dalam perampingan ini. Pengelolaan hotel-hotel ini bahkan sudah didiskusikan untuk dialihkan kepada Grup Hotel Indonesia Nature di bawah Injourney.
Langkah pelepasan ini dilakukan Pertamina untuk memastikan alokasi sumber daya perusahaan terpusat pada bidang utama minyak, gas bumi, dan energi baru terbarukan (EBT). Agung mencatat bahwa total perusahaan BUMN di Indonesia mencapai 1.044 unit, di mana Pertamina memiliki porsi 257 unit sebelum perampingan dimulai. Sejak 2025 hingga kini, sudah ada 15 unit usaha yang dihilangkan melalui penggabungan maupun divestasi, menyisakan 242 perusahaan, menunjukkan komitmen kuat Pertamina dalam efisiensi tata kelola perusahaan.
Diskusi mengenai perampingan dan clustering bisnis ini sebenarnya telah dimulai sejak September 2025. Simon Aloysius Mantiri, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) saat itu, sempat mengungkapkan penjajakan awal untuk menggabungkan Pelita Air dengan Garuda Indonesia di bawah koordinasi Danantara. Tujuan utama dari proses optimasi ini adalah meningkatkan efisiensi operasional dan efektivitas di seluruh lini bisnis, sejalan dengan upaya menjaga reputasi dan memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan terhadap Pertamina sebagai BUMN energi yang kredibel.
FAQ:
1. Apa tujuan utama Pertamina melepas 38 anak usaha?
Tujuan utamanya adalah mematuhi arahan Presiden untuk fokus pada bisnis inti BUMN, yaitu di sektor minyak, gas bumi, dan energi baru terbarukan (EBT), guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas perusahaan.
2. Entitas bisnis apa saja yang termasuk dalam rencana divestasi ini?
Unit bisnis yang akan dilepas termasuk 12 perusahaan di grup rumah sakit IHC, maskapai penerbangan Pelita Air, unit perhotelan Patra Jasa, dan bisnis asuransi yang tengah dibahas bersama IFG.
