Finlandia Kembangkan Listrik Nirkabel Mirip WiFi: Era Charger Tertanam di Udara
Depok, Stapo.id - Dunia teknologi kembali diguncang inovasi revolusioner dari Finlandia, negara yang terkenal sebagai pelopor komunikasi global. Para peneliti di sana sedang serius mengembangkan teknologi listrik nirkabel yang mampu menyebar di udara, layaknya sinyal WiFi. Inovasi ini digadang-gadang akan mengubah secara fundamental cara manusia mengisi daya perangkat elektronik kecil hingga menengah, menjanjikan masa depan di mana charger tidak lagi diperlukan, hanya perlu masuk ke dalam ruangan tertentu.
Apa yang dikembangkan di Finlandia ini bukan sekadar *wireless charging* biasa yang membutuhkan kontak fisik. Konsepnya bekerja dengan mengirimkan energi listrik melalui gelombang elektromagnetik, sebuah metode yang sangat mirip dengan cara kerja WiFi atau Bluetooth dalam mentransfer data. Terdapat pemancar energi yang menyebarkan daya ke area tertentu, dan perangkat elektronik yang dilengkapi penerima khusus akan secara otomatis “menangkap” listrik tersebut selama berada dalam jangkauan. Perbedaan utamanya adalah yang ditransfer bukan data, melainkan energi murni.
Salah satu pertanyaan terbesar soal teknologi ini adalah mengenai keamanan. Peneliti di Finlandia mengklaim bahwa sistem ini dirancang agar aman dan sesuai standar kesehatan. Energi yang dipancarkan berada pada level rendah, setara dengan gelombang radio atau sinyal WiFi yang sehari-hari kita gunakan. Karena itu, teknologi ini ideal untuk perangkat *low-power* seperti *smartwatch*, *earbud*, sensor IoT (Internet of Things), atau alat medis kecil yang dapat bekerja nonstop tanpa harus sering dicas, menghilangkan kebutuhan akan penggantian baterai.
Saat ini, daya yang dapat disalurkan masih relatif kecil dan belum mampu mengisi daya perangkat besar seperti laptop gaming atau kulkas. Namun, potensi terbesar terletak pada perangkat cerdas yang membutuhkan daya minimal namun harus aktif terus-menerus. Finlandia, melalui kolaborasi erat antara universitas dan industri teknologi, memimpin upaya inovasi ini. Mereka bertujuan menciptakan ekosistem penggunaan listrik yang lebih praktis, fleksibel, dan efisien, yang menandai langkah besar menuju masa depan tanpa kabel yang tersembunyi dan lebih ramah lingkungan. Jika riset ini terus berkembang, maka masa depan tanpa colokan di mana-mana bukan lagi sekadar mimpi.
FAQ:
1. Apa perbedaan listrik nirkabel Finlandia dengan wireless charging saat ini?
Wireless charging saat ini membutuhkan perangkat menempel pada pad khusus. Teknologi Finlandia mengirimkan energi melalui gelombang elektromagnetik di udara (mirip WiFi) tanpa perlu kontak fisik, selama perangkat berada dalam jangkauan pemancar.
2. Apakah listrik nirkabel yang menyebar di udara ini aman bagi manusia?
Ya, peneliti mengklaim energi yang dipancarkan berada pada level rendah, mirip dengan gelombang radio atau WiFi sehari-hari, dan dirancang sesuai standar kesehatan internasional. Tingkat energi ini tidak dirancang untuk menyalurkan daya besar.
.jpg)