Waspada! 5 Sayuran Populer Ini Ternyata Memicu Peradangan
Depok, Stapo.id - Selama ini sayuran dikenal sebagai pilar utama diet sehat karena kaya antioksidan dan serat, berfungsi sebagai agen anti-inflamasi alami. Namun, tidak semua sayuran berlaku demikian. Berdasarkan penelitian terbaru, sejumlah sayuran yang sering kita konsumsi, terutama dari keluarga *nightshade*, justru terbukti dapat memicu atau memperburuk peradangan kronis pada kelompok individu tertentu.
Peradangan adalah respons biologis alami tubuh terhadap iritan atau kerusakan sel. Walaupun mayoritas sayuran bersifat protektif, beberapa jenis yang populer—termasuk terong, tomat, cabai, paprika, dan kentang—mengandung alkaloid seperti solanin dan capsaicin. Senyawa ini, menurut studi dari Iranian Journal of Basic Medical Science dan jurnal Foods 2022, dapat bertindak sebagai pemicu inflamasi, khususnya bagi penderita radang sendi (rheumatoid arthritis) atau masalah pencernaan seperti Sindrom Iritasi Usus (IBS).
## Peran Solanin dan Capsaicin
Solanin, yang banyak ditemukan pada terong dan kentang, dikaitkan dengan potensi kerusakan pada tulang dan persendian. Penelitian menunjukkan bahwa solanin dapat memperburuk gejala kondisi seperti radang sendi dan penyakit autoimun lainnya. Sementara itu, capsaicin, zat yang memberikan rasa pedas pada cabai dan paprika, bagi orang sensitif dapat mengiritasi saluran pencernaan. Zat ini melepaskan bahan kimia yang menyebabkan peradangan dan memicu ketidaknyamanan seperti sakit perut, kembung, atau refluks asam, sebagaimana dilaporkan dalam jurnal Nutrition 2024.
Tomat, meskipun secara teknis buah, juga mengandung solanin dan tingkat keasaman tinggi yang dapat mengiritasi usus. Mekanisme peradangan juga terjadi pada kentang; selain mengandung solanin, kentang memiliki Indeks Glikemik (GI) tinggi. Lonjakan kadar gula darah cepat akibat konsumsi kentang olahan juga merupakan faktor yang dapat memicu efek peradangan dalam tubuh. Bagi mereka yang rentan, para ahli menyarankan untuk membatasi asupan atau mencari alternatif yang lebih aman, seperti ubi jalar atau cabai yang lebih ringan (poblano).
FAQ:
1. Apa itu kelompok sayuran nightshade dan mengapa mereka memicu peradangan?
Kelompok nightshade mencakup terong, kentang, tomat, cabai, dan paprika. Mereka memicu peradangan karena mengandung alkaloid, terutama solanin dan capsaicin, yang dapat mengiritasi saluran pencernaan dan memperburuk gejala pada persendian sensitif.
2. Siapa yang harus membatasi konsumsi sayuran pemicu peradangan ini?
Individu yang memiliki kondisi kesehatan kronis terkait peradangan, seperti penderita rheumatoid arthritis, penyakit autoimun, Sindrom Iritasi Usus (IBS), atau refluks asam, disarankan untuk membatasi atau menghindari sayuran ini.
.jpg)