Utang Pemerintah Global Tembus Puluhan Triliun: AS Memimpin, China Tumbuh Drastis

Stapo Indonesia - Penulis
daftar webinar fundhub

 

Depok, Stapo.id - Peta utang pemerintah global menunjukkan jurang yang semakin dalam, dengan sepuluh negara teratas menanggung beban finansial triliunan dolar. Data terbaru yang mencakup proyeksi hingga tahun 2025 menunjukkan bahwa Amerika Serikat (AS) masih kokoh di puncak daftar peminjam terbesar di dunia, sementara China menunjukkan dinamika pertumbuhan utang tercepat.


## Dominasi Peminjam Global

AS terus menjadi peminjam pemerintah terbesar di dunia, memegang utang sebesar US$38,27 triliun, atau sekitar sepertiga dari total utang publik global. Lonjakan utang ini, yang bertambah hampir US$2,9 triliun selama setahun terakhir, dipicu oleh defisit fiskal yang berkelanjutan, biaya pembayaran bunga yang makin tinggi, serta kewajiban pengeluaran jangka panjang pemerintah federal. Meskipun demikian, status dolar sebagai mata uang cadangan dominan dunia membantu AS mengumpulkan dana dengan suku bunga yang relatif menguntungkan, menjelaskan mengapa negara ini terus mampu meminjam dalam skala besar.


Di posisi kedua, China mencatatkan utang US$18,68 triliun. Meskipun totalnya jauh lebih kecil dari AS, China mengalami tingkat pertumbuhan utang tahunan tercepat di dunia pada tahun 2025, melonjak 13,6% atau bertambah sekitar US$2,2 triliun hanya dalam setahun terakhir. Peningkatan signifikan ini didorong oleh investasi berkelanjutan yang dipimpin negara, kebutuhan pendanaan pemerintah daerah, dan upaya stabilisasi ekonomi pasca-pandemi.


Menyusul di belakang, Jepang berada di peringkat ketiga dengan utang US$9,83 triliun. Uniknya, Jepang telah lama menjadi pengecualian, memiliki rasio utang terhadap PDB tertinggi di antara negara ekonomi besar, mencapai sekitar 230%, meskipun pertumbuhan utang absolutnya moderat. Sementara itu, Inggris, Prancis, dan Italia—tiga kekuatan ekonomi Eropa—semua masuk dalam daftar 10 besar, menanggung beban utang yang besar akibat pengeluaran struktural jangka panjang dan laju pertumbuhan yang cenderung lambat. India (US$3,36 triliun) dan Jerman (US$3,23 triliun) juga masuk dalam daftar ini, menunjukkan bahwa skala ekonomi yang besar sering kali berkorelasi dengan volume utang absolut yang besar, meskipun rasio utang mereka bervariasi.


FAQ:

1. Mengapa utang Amerika Serikat sangat besar?

Utang AS yang mencapai US$38,27 triliun didorong oleh defisit fiskal yang berkelanjutan, biaya pembayaran bunga yang terus meningkat, dan kewajiban pengeluaran jangka panjang pemerintah federal.

2. Negara mana yang memiliki rasio utang terhadap PDB tertinggi di antara negara ekonomi besar dalam daftar ini?

Jepang adalah negara yang memiliki rasio utang terhadap PDB tertinggi, mencapai sekitar 230%. Meskipun demikian, pertumbuhan utang absolut Jepang pada tahun 2025 tergolong moderat.


daftar webinar fundhub

Bottom Ad [Post Page]

Kabar

Event

Bisnis

Memuat berita Bisnis...

Insight

Invest

Otomotif

Tech