Mental Baja dan Ilmu, Kunci Sukses Pengusaha Muda Menurut Ardian Fajar

Pradahlan Sindu Mardiko - Penulis
daftar webinar fundhub

 


Depok, Stapo.id - Pengusaha muda sekaligus anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Cabang Depok, Ardian Fajar, menegaskan bahwa keberhasilan dalam dunia wirausaha tidak semata ditentukan oleh kemampuan teknis, melainkan oleh kekuatan mental dan penguasaan ilmu yang terus diasah. Pandangan tersebut disampaikannya dalam acara Career Strategy in Creative Industry hasil kolaborasi Ar7pro, ProClass, stapo.id dan JPG Cafe & Eatery yang digelar di Depok, Sabtu, 31 Januari 2026.

Dalam paparannya, Ardian menyampaikan bahwa banyak anak muda memiliki kemampuan dan keahlian yang mumpuni, namun tidak sedikit yang gagal melangkah lebih jauh karena belum siap secara mental menghadapi risiko dan tekanan dalam dunia bisnis. Menurutnya, mental baja menjadi fondasi utama yang harus dimiliki seorang pengusaha sejak awal.

Lulusan Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2008 ini menjelaskan bahwa perbedaan mendasar antara seorang karyawan dan pengusaha bukan terletak pada tingkat keahlian, melainkan pada kesiapan mental dalam mengambil keputusan dan menanggung konsekuensinya. Ia menilai, mental pengusaha harus dilatih untuk menghadapi ketidakpastian, kegagalan, serta tantangan yang terus berubah.

Hal Terpenting Selain Mental

Selain mental, Ardian menekankan pentingnya ilmu sebagai bekal yang tidak bisa diabaikan. Ia mendorong generasi muda yang ingin terjun ke dunia usaha untuk aktif mencari mentor dan sumber pembelajaran yang tepat. Menurutnya, ilmu bisnis dapat diperoleh dari berbagai jalur, mulai dari buku, pengalaman langsung, hingga bimbingan dari praktisi yang telah lebih dulu terjun di dunia usaha.

Sebagai pemilik usaha Dapoer MBG dan Tekno, Ardian juga menyoroti pentingnya validasi pasar sebelum memulai bisnis. Ia mengingatkan agar calon pengusaha tidak terjebak pada ide semata tanpa memastikan kebutuhan pasar yang jelas. Prinsip utama dalam bisnis, menurutnya, adalah memastikan bahwa produk atau jasa yang ditawarkan benar-benar dibutuhkan dan memiliki pembeli.

Ia menegaskan bahwa banyak bisnis gagal bukan karena produknya buruk, tetapi karena tidak memiliki pasar yang tepat. Oleh karena itu, pemahaman terhadap kebutuhan konsumen harus menjadi langkah awal sebelum melakukan pengembangan produk atau layanan.

Pesan dan Apresiasi Ardian Fajar

Ayu Thysi (kiri) dan Ardian Fajar (kanan) di Seminar Career Strategy in Creative Industry (31/1) 

Menutup sesi, Ardian mengapresiasi terselenggaranya acara edukatif yang menyasar anak muda dan pengusaha lokal di Depok. Ia berharap kolaborasi lintas komunitas dan pelaku industri kreatif seperti ini dapat terus dijaga konsistensinya untuk mendorong peningkatan kapasitas dan pola pikir wirausaha di kalangan pemuda Kota Depok. Menurutnya, edukasi yang berkelanjutan akan mendorong generasi muda untuk terus mengembangkan diri dan meningkatkan kualitas bisnis yang mereka jalankan.

daftar webinar fundhub

Bottom Ad [Post Page]

Kabar

Event

Bisnis

Memuat berita Bisnis...

Insight

Invest

Otomotif

Tech