Gani.ai Klaim Pangkas Waktu Kerja Hukum Kontrak Hingga 90 Persen

Pradahlan Sindu Mardiko - Penulis
daftar webinar fundhub
Logo Gani.ai

Depok, Stapo.id - Startup teknologi hukum Gani.ai mengklaim mampu memangkas waktu kerja kontrak hingga 90 persen melalui pemanfaatan kecerdasan buatan yang difokuskan pada pengelolaan pengetahuan hukum dan riset lintas yurisdiksi. Klaim tersebut disampaikan langsung oleh Co-Founder dan CEO Gani.ai, Bintang Hidayanto, saat memperkenalkan produk Knowledge Enterprise Manager mereka, Gani.ai, dalam acara Scaling Across Borders: ERIA Startup Case Study Launch yang digelar pada 23 Januari 2026 di ERIA Office Sentral Senayan II Jakarta.

Gani.ai dikembangkan sebagai platform manajemen pengetahuan hukum yang mampu memproses lebih dari 100 GB dokumen dan file perusahaan, kemudian memadukannya dengan teknologi AI untuk menghasilkan wawasan yang dapat langsung digunakan oleh profesional hukum maupun pelaku bisnis. Menurut Bintang, pendekatan ini ditujukan untuk mengubah cara kerja tradisional dalam mengelola dokumen hukum yang selama ini memakan waktu panjang dan biaya besar.

Co-Founder dan CEO Gani.ai, Bintang Hidayanto

Ia menjelaskan bahwa salah satu keunggulan utama Gani.ai adalah kemampuannya melakukan riset hukum instan di berbagai yurisdiksi dan bahasa. Dalam praktiknya, fitur ini memungkinkan perusahaan yang ingin berekspansi lintas negara untuk memahami aspek regulasi dan perpajakan secara lebih cepat dan akurat. Bintang mencontohkan kasus perusahaan asal Australia yang ingin berinvestasi di Vietnam dan harus menyusun struktur bisnis agar tidak terkena pajak berganda, di mana Gani Atlas dapat digunakan untuk membantu memetakan risiko dan solusi secara komprehensif.


Apa Keunggulan Gani.ai? 

Halaman Awal Gani.ai via Browser

Selain untuk riset, Gani.ai juga diklaim unggul dalam peninjauan kontrak dari berbagai sudut pandang. Platform ini dirancang agar tidak hanya membantu pengacara, tetapi juga pengguna awam yang kerap kesulitan memahami bahasa kontrak yang kompleks, seperti pada polis asuransi atau perjanjian komersial. Bintang menyebut satu kalimat dalam kontrak bisa memiliki banyak makna hukum, sehingga Gani mampu memberikan analisis panjang dari potongan kalimat yang tampak sederhana.

Tidak berhenti sebagai platform berbasis AI, Gani.ai juga menyediakan fitur akses ahli yang menghubungkan pengguna dengan pengacara, akuntan, serta konsultan pajak nyata di yurisdiksi operasional mereka, yakni Singapura dan Indonesia. Dengan pendekatan hybrid antara AI dan tenaga profesional, Gani.ai menargetkan efisiensi kerja hukum tanpa mengorbankan akurasi.

Manfaat dan Keunggulan Penggunaan Gani.ai

Bintang mengklaim, penggunaan Gani.ai dapat mengurangi beban pekerjaan kontrak hingga 80 sampai 90 persen, sehingga para pekerja hukum tidak lagi harus bergantung pada jam lembur untuk menyelesaikan tugas. Dari sisi keamanan, platform ini telah mengantongi sertifikasi ISO 27001 serta menerapkan enkripsi tingkat perusahaan guna memastikan perlindungan data pengguna tetap terjaga.

daftar webinar fundhub

Bottom Ad [Post Page]

Kabar

Event

Bisnis

Memuat berita Bisnis...

Insight

Invest

Otomotif

Tech