FCC Setuju 7.500 Satelit Starlink Gen2 Baru, Koneksi Langsung ke Ponsel Makin Luas

Stapo Indonesia - Penulis
daftar webinar fundhub

 

Depok, Stapo.id - Federal Communications Commission (FCC), regulator telekomunikasi Amerika Serikat, telah memberikan persetujuan krusial kepada SpaceX untuk memperluas armada satelit Starlink Generasi 2 (Gen2). Keputusan ini mengizinkan penambahan 7.500 unit satelit canggih yang dirancang untuk menyediakan konektivitas internet langsung ke smartphone atau layanan direct-to-cell secara global.


Izin terbaru ini, yang diumumkan pada Senin (12/1/2026), menjadikan total satelit Gen2 yang diizinkan beroperasi secara global oleh SpaceX mencapai 15.000 unit. Langkah strategis ini sangat penting bagi rencana bisnis perusahaan milik Elon Musk untuk memperkuat layanan internet satelit di luar AS dan memperluas cakupan di dalam negeri. Dengan infrastruktur baru ini, Starlink diharapkan mampu memberikan layanan seluler generasi berikutnya dengan kecepatan internet hingga 1 Gb per detik.


Ketua FCC, Brendan Carr, menyambut baik otorisasi ini, menyebutnya sebagai game-changer bagi industri telekomunikasi satelit. Menurut Carr, persetujuan ini mendorong SpaceX untuk menghadirkan kemampuan *broadband* satelit yang belum pernah ada, sekaligus memperkuat persaingan pasar dan memastikan akses digital merata. Namun, FCC tidak mengabulkan seluruh permohonan; regulator menunda otorisasi terhadap sisa 14.988 satelit Gen2 yang diajukan, terutama yang beroperasi di ketinggian di atas 600 km karena pertimbangan satelit tersebut masih belum teruji di orbit.


Dalam dokumen persetujuan, FCC menetapkan batas waktu operasional yang ketat. SpaceX wajib meluncurkan 50% dari 15.000 satelit yang disetujui paling lambat 1 Desember 2028. Sisa satelitnya harus sudah beroperasi penuh pada Desember 2031. Selain itu, FCC memberikan fleksibilitas teknis, mengizinkan satelit Starlink beroperasi di lima frekuensi berbeda dan mencabut pembatasan cakupan yang tumpang tindih, guna memaksimalkan kapasitas jaringan. Saat ini, Starlink telah menjadi operator satelit terbesar di dunia dengan sekitar 9.400 satelit aktif, sebuah dominasi yang terus diawasi ketat oleh regulator.


## FAQ:

1. Apa tujuan utama penambahan 7.500 satelit Starlink Gen2?

Tujuan utamanya adalah untuk memperluas jaringan internet Starlink yang dapat terhubung langsung ke ponsel (direct-to-cell) di seluruh dunia, sekaligus meningkatkan layanan seluler generasi berikutnya dengan kecepatan hingga 1 Gb per detik.

2. Kapan batas waktu peluncuran satelit Starlink Gen2 yang disetujui FCC?

SpaceX diwajibkan meluncurkan 50% dari satelit Gen2 yang disetujui (sekitar 7.500 unit) paling lambat 1 Desember 2028, dan sisanya harus sudah beroperasi pada Desember 2031.

daftar webinar fundhub

Bottom Ad [Post Page]

Kabar

Event

Bisnis

Memuat berita Bisnis...

Insight

Invest

Stafriends

Memuat karya Stafriends...

Otomotif

Tech