Tech

Harga PS5 Naik Global, Sony Sesuaikan Biaya Produksi

Ilustrasi Harga PS5 untuk Stapo.id

Depok, Stapo.id – Harga PS5 resmi mengalami kenaikan secara global mulai tanggal 2 April mendatang di berbagai wilayah dunia. Sony mengumumkan kebijakan ini untuk semua varian konsol mereka. Kenaikan harga menyasar model standar, Digital Edition, hingga varian PS5 Pro yang paling mutakhir.

Langkah ini merupakan penyesuaian harga kedua yang Sony lakukan dalam kurun waktu kurang dari satu tahun terakhir. Sony sebelumnya telah menaikkan harga sebesar USD 50 pada bulan Agustus lalu. Kini, perusahaan teknologi asal Jepang tersebut kembali mengerek harga jual konsol andalan mereka.

Alasan Utama Penyesuaian Harga PS5 Global

Sony menyebut tekanan ekonomi global sebagai alasan utama di balik keputusan yang cukup berat ini. Biaya komponen yang terus melonjak memaksa perusahaan untuk melakukan penyesuaian harga jual di tingkat konsumen. Laporan industri menunjukkan adanya lonjakan biaya yang signifikan pada komponen vital seperti memori RAM.

Melalui keterangan resminya, pihak perusahaan memberikan penjelasan mengenai kebijakan yang berdampak langsung pada para gamer. “Kami memahami perubahan harga berdampak pada komunitas kami. Setelah evaluasi menyeluruh, langkah ini diperlukan agar kami dapat terus menghadirkan pengalaman gaming berkualitas tinggi,” tulis Sony.

Saat ini, Harga PS5 model standar melonjak dari USD 549,99 menjadi USD 649,99 atau sekitar Rp10,3 juta. Versi Digital Edition kini memiliki banderol baru sebesar USD 599,99 atau sekitar Rp9,5 juta. Sementara itu, varian PS5 Pro sekarang menyentuh angka USD 899,99 yang setara dengan Rp14,2 juta.

Persaingan Pasar dan Rencana Konsol Masa Depan

Sony bukan satu-satunya produsen yang mengambil langkah untuk menaikkan harga perangkat keras mereka. Microsoft telah lebih dahulu menaikkan harga konsol Xbox Series X/S beserta berbagai aksesori pendukungnya. Nintendo juga melakukan langkah serupa untuk konsol Switch akibat kebijakan tarif baru di wilayah Amerika Serikat.

Selain konsol utama, Sony juga menyesuaikan harga perangkat pendukung seperti PlayStation Portal. Perangkat genggam tersebut kini memiliki harga baru sebesar USD 249,99 dari harga sebelumnya USD 199,99. Penyesuaian ini terjadi secara serentak di wilayah Inggris, Eropa, dan juga pasar domestik Jepang.

Kondisi ekonomi ini kabarnya turut mempengaruhi peta jalan pengembangan perangkat keras Sony di masa depan. Laporan internal mengindikasikan Sony tengah mempertimbangkan untuk menunda peluncuran generasi PlayStation berikutnya. Perusahaan kemungkinan baru akan merilis konsol baru pada tahun 2028 atau 2029 mendatang.

Hingga saat ini, Sony belum mengungkap secara pasti mengenai besaran kenaikan Harga PS5 untuk pasar Indonesia. Para penggemar di tanah air masih menunggu pernyataan resmi dari pihak Sony Indonesia terkait penyesuaian ini. Konsumen berharap kenaikan harga di pasar lokal tidak terlalu drastis agar tetap terjangkau.